WASPADA HAMA FALL ARMYWORM (FAW)
Hama
Fall Armyworm (FAW), atau Spodoptera frugiperda, adalah ulat grayak migrasi tinggi yang sangat merusak tanaman utama seperti jagung, padi, dan sayuran, ditandai dengan pola "Y" terbalik di kepala dan titik-titik hitam di abdomen, menyerang daun muda hingga tongkol, menyebabkan kerugian panen besar, dan memerlukan pengendalian terpadu menggunakan insektisida spesifik serta metode biologis untuk mencegah penyebarannya.
Ciri-ciri FAW:
Kepala: Terdapat bentuk "Y" terbalik yang khas.
Abdomen: Terdapat empat titik hitam besar berbentuk persegi di ujung abdomen dan empat titik trapesium di hampir semua segmen abdomen.
Gejala Serangan: Daun berlubang tidak beraturan, terlihat seperti robek atau ada "jendela", serta kotoran ulat seperti serbuk gergaji.
Perilaku: Aktif di malam hari, bersembunyi di siang hari; larva muda dapat terbawa angin dengan benang sutra.
Kerusakan yang Ditimbulkan:
Menyerang pucuk dan daun muda, mengurangi fotosintesis, bisa mematikan tanaman. Pada serangan berat, dapat merusak tongkol jagung dan menyebabkan kehilangan hasil hingga 50-100%.
Tanaman Inang:
Jagung: Tanaman yang paling disukai dan rentan.
Lainnya: Padi, tebu, sorgum, kedelai, kubis, cabai, tomat, pisang, dan lebih dari 80 spesies tanaman lain.
Pengendalian (Metode Terpadu):
Waktu Aplikasi: Sejak tanaman muda (10-14 HST) dengan interval 7 hari.
Insektisida Kimia: Rotasi bahan aktif seperti Emamektin benzoat, Klorantaniliprol, Tiametoksam, Spinetoram dll. (sesuai rekomendasi setempat).
Biologis: Menggunakan Bacillus thuringiensis (Bt), Beauveria bassiana, atau musuh alami.
Mekanis: Mengumpulkan dan memusnahkan telur atau larva.
Kultur Teknis: Pengaturan waktu tanam yang tepat



Komentar
Posting Komentar